Senin, 13 Juni 2016

Makanan Penyebab Keputihan








Wanita perlu mecurigai disaat seharusnya tidak mengalami keputihan, namun malah keputihan. Keputihan juga dapat disebabkan dari faktor makanan. Berikut ini berbagai macam makanan penyebab keputihan:
  1. Tape singkong.
  2. Jamur.
  3. Pasta tomat.
  4. Keju.
  5. Timun.
  6. Telur.
  7. Udang.
  8. Manisan.
  9. Nanas.
  10. Buah lengkeng.
  11. Manisan buah kering.
  12. Mengkonsumsi soft drink.
  13. Makanan yang manis.
  14. Anggur.
  15. Gorengan.
  16. Makanan pedas.
  17. Bengkuang.

Selain makanan penyebab keputihan di atas, adapun beberapa jenis makanan yang harus dipantrang bagi penderita keputihan, sebagai berikut:
  • Hindari gula.
  • Makanan yang mengandung ragi.
  • Mengkonsumsi buah-buahan yng sudah dikeringkan.

Adapun beberapa makanan sehat yang harus di konsumsi penderita keputihan, agar keputihannya berangsur menurun, misalnya:
  • Pisang.
  • Sayuran hijau.
  • Milk dan buttermilk.
  • Yoghurt.
  • Air putih.
  • Makanan yang tidak manis dan tidak berlemak jenuh.

Pencegahan keputihan pada wanita sangat penting, berikut beberapa yang harus diperhatikan:
  • Sebaiknya hindari membilas vagina dengan menggunakan air yang kurang bersih saat membilas vagina Anda terutama adalah saat Anda sedang menggunakan toilet umum.
  • Gunakanlah pakaian dalam yang bahan dasarnya adalah katun, dan selain itu juga jauhi penggunaan celana dalam yang berbahan dinsetis dan hindari celana dalam yang terlalu ketat.
  • Jangan terlalu sering menggunakan pantyliner, hal ini akan membuat organ intim Anda menjadi lembab.
  • Mengganti pakaian celana dalam jika merasa sugah sangat lembab.
  • Bersihkan organ intim dengan rutin dan teratur dari arah depan ke belakang.
  • Kurangi jenis makanan yang manis dan juga minuman yang mengandung kafein.
  • Melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan atau bidan Anda sebelum Anda mengkonsumsi obat media.
  • Jika selesai mandi, maka sebaiknya pastikan terlebih dahulu organ kewanitaan Anda sudah benar-benar kering, Anda bisa menggunakan handuk yang bersih untuk membantu mengeringkan vagina dan ada baiknya jangan menggunakan tisu dengan aroma yang wangi.

Alangkah baiknya mencegah dan tidak terlalu sulit. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati?

Keputihan pada Ibu Hamil

Pada umumnya ibu hamil sering menyepelekan hal ini, sebab kebanyakan ibu hamil mengira keputihan tersebut merupakan hal yang normal. Anggapan tersebut merupakan anggapan yang salah. Ibu hamil harus mengetahui bagaimana caranya membedakan mana keputihan yang normal dan mana keputihan yang tidak normal. Keputihan yang tidak normal akan membahayakan, misalnya:
  • Bayi lahir prematur.
  • Ketuban pecah sebelum waktunya.
  • Berat badan bayi tidak normal.
  • Kontraksi dini, yaitu perut mulas dan kencang atau bisa juga pegal-pegal.
  • Penularan terhadap bayi yang ada di dalam rahim.
  • Bayi terkena infeksi.
  • Perkembangan janin terganggu.
  • Bayi mengalami kebutaan.
  • Bayi mengalami kematian.
  • Epilepsi bisa diderita bayi di dalam kandungan.
  • Radang otak pada bayi.
  • Keguguran.

Namun Anda kenali dulu mana keputihan normal dan mana yang tidak normal, keputihan yang tidak normal seperti di bawah ini:
  1. Berbau.
  2. Berwarna kuning, coklat, bahkan jika memasuki tahap parah warnanya hijau tua.
  3. Menimbulkan gatal di vagina.
  4. Menimbulkan rasa panas.
  5. Dalam jumlah yang banyak.
  6. Sakit ketika berkemih.
  7. Datang setiap waktu.

Adapun berikut cara mencegah keputihan selama masa kehamilan, adalah:
  1. Hindari memakai celana ketat.
  2. Hindari memakai celana dalam nilon.
  3. Menjaga kebersihan organ intim.
  4. Hindari kelembaban.
  5. Membasuh organ intim dengan benar.
  6. Hindari pantyliner.
  7. Jangan berendam di air panas terlalu lama.
  8. Gunakan celana dalam yang berbahan katun.
  9. Kurangi mengkonsumsi makanan yang manis dan berkafein.
  10. Jangan menggunakan sabun pembersih organ kewanitaan.
  11. Menggunakan bahan alami seperti daun sirih.
  12. Perbanyak mengkonsumsi bawang putih.
  13. Hindari stress

Pengetahuan ibu hamil akan cairan vagina yang tidak normal masih sedikit. Hal yang harus di waspadai ialah keputihan yang tidak normal bisa membahayakan bagi kesehatan ibu hamil dan juga janin.

Penyebab dan Cara Mengatasi Keputihan Tidak Normal







Keputihan atau cairan yang dikeluarkan dari vagina akan menyebabkan gatal-gatal dan juga bau sangatlah mengganggu. Hal ini bisa dialami oleh setiap wanita, namun hanyalah wanita yang kurang menjaga kesehatannya dengan baik sehingga bisa menyebabkan keputihan menjadi tidak normal.

Penyebab Keputihan Tidak Normal


Berikut beberapa penyebab keputihan tidak normal:
  1. Infeksi jamur.
  2. Pola hidup tidak sehat.
  3. Adanya penyakit.
  4. Perubahan hormon yang tidak seimbang.
  5. Toilet umum.
  6. Tidak menjaga kebersihan vagina.
  7. Stress.
  8. Penggunaan celana dalam yang kotor.
  9. Kelelahan fisik yang terlalu berat.
  10. Vagina lembab.
  11. Penggunaan obat-obatan.
  12. Kanker leher rahim.
  13. Terlalu sering mandi air hangat.
  14. Tidak mengganti panty laer dengan segera.
  15. Memakai pakaian ketat.
  16. Kurangnya asupan sayur dan buah.
  17. Salah menggunakan pembalut.
  18. Seringnya bergonta-ganti pasangan sex saat berhubungan.
  19. Sering mengganti pembalut kurang dari 3 jam pada saat menstruasi.
  20. Sering menggunakan tissue untuk mambasuh vagina setelah buang air kecil maupun besar dibanding menggunakan air bersih.
  21. Membilas organ intim wanita dari arah yang salah.
  22. Sering bertukar celana dalam.
  23. Ketika keputihan berlangsung, sering menggaruk vagina sehingga membuat vagina terasa panas dan perih.
  24. Makanan, seperti: mentimun, gorengan, buah nanas, tomat pasta dan keju

Cara Mengatasi Keputihan Tidak Normal


Apabila Anda mengalami keputihan tidak normal, lalu Anda resah ingin menghilangkannya akan tetapi dengan bahan alami atau cara alami? Tentunya teliti teks dibawah ini:
  1. Usahakan tidak bertukar celana atau handuk dengan orang lain.
  2. Cuci organ dari arah depan ke belakang.
  3. Jaga kebersihan dengan mengganti pembalut secara rutin jika pada saat menstruasi.
  4. Jaga pola hidup sehat dengan berolahraga dan pola makan seimbang.
  5. Gunakan busana yang agak longgar.
  6. Hindari pemakaian tissue pada saat BAB atau buang air kecil, jika itu terpaksa, maka usahakan secepatnya dibilas.
  7. Jangan berendam dengan air hangat yang terlalu lama.
  8. Jangan suka menggaruk organ.
  9. Setialah pada satu pasangan.
  10. Menghindari stress.
  11. Jauhi makanan manis dan lemak jenuh.
  12. Hindari lembab pada vagina.
  13. Mencuci alat kelamin pada bagian luar dengan menggunakan air bersih.
  14. Menggunakan pembalut yang tepat.
  15. Air mineral wajib dikonsumsi dengan cukup.
  16. Jauhi makanan penyebab keputihan.
  17. Keringkan organ intim ketika memakai celana dalam.
  18. Menggunakan bahan herbal.
  19. Obat herbal, misalnya mengkonsumsi bawang putih, kunyit, daun sirih, biji mangga, biji ketumbar, akar mawar, akar bayam, lidah buaya, jahe, minyak teh dan pisang.
  20. Menggunakan sari cuka apel.
  21. Menggunakan baking soda.

Informasi di atas sekilas penyebab dan cara mengatasi keputihan yang tidak normal yang terjadi pada wanita.